Renstra

BAB VI dan VII Renstra 2016 - 2021

BAB. VI

INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

 

 

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman umum penetapan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat menetapkan Indikator Kinerja yang ingin dicapai selama kurun waktu 2016 - 2021 adalah sebagai berikut :

  1. Jumlah Pendapatan Nelayan ( Rp/org/bln)
  2. Jumlah Pendapatan pembudidaya Ikan ( Rp/org/bln)
  3. Persentase kapal nelayan yang tidak melakukan illegal fishing (%)
  4. Nilai Ekspor Hasil Perikanan (milyar)
  5. Tingkat Konsumsi Ikan (Kg/Kapita/th).
  6. Nilai Evaluasi Akuntabilitas Kinerja
  7. Persentase capaian realisasi keuangan pengelolaan program/kegiatan seusia dengan anggaran kas (%)

Untuk lebih terinci dapat lihat pada tabel 6.1 berikut ini.

 

Tabel 6.1. Indikator Kinerja Yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD

NO

Indikator

SATUAN

Kondisi Kinerja pada awal periode RPJMD

CAPAIAN KINERJA PROGRAM DAN KINERJA PENDANAAN

KONDI SI AWAL

2016

2017

2018

 2019

2020

2021

KINERJA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I.

Meningkatnya pelayanan administrai perkantoran

bulan

12

12

12

12

12

12

12

12

II.

Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur

bulan

 

12

12

12

12

12

12

12

III.

Peningkatan disiplin aparatur

stel

210

210

210

210

210

210

215

215

IV.

Meningkatnya kapasitas SDM aparatur

bulan

12

12

12

12

12

12

12

12

V.

Meningkatnya tertib administrasi keuangan

bulan

12

12

12

12

12

12

12

12

VI.

Meningkatnya Sarana dan Prasarana Penangkapan Ikan

jenis

0

2

2

2

2

2

2

2

 

Meningkatnya Sarana dan Prasarana UPTD Pelabuhan

unit

2

2

2

2

2

2

2

2

 

Meningkatnya pelayanan perizinan usaha perikanan

dokumen

110

150

190

190

190

190

190

190

 

Meningkatnya Produksi perikanan tangkap

ton

217.027,90

217.950

220.586

223.256

225.957

228.691

231.459

231.459

 

Meningkatnya Produksi Budidaya Laut

ton

215,5

218,99

231,80

248,72

268,57

291,9

317,29

317,29

VII.

Meningkatnya pengawasan kelautan dan kemaritiman

kali

50

50

480

480

480

480

480

480

 

Meningkatnya penataan tata ruang wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil

dokumen

0

1

1

1

1

1

0

1

 

Meningkatnya pengelolaan kawasan konservasi laut

Kawasan

7

-

7

7

7

7

7

7

 

Meningkatnya pemanfaatan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan

pulau

13

-

17

19

21

23

25

25

VIII.

Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya

%

10,28

11

11,6

9,81

10

10

10

10

 

Meningkatnya pemanfaatan teknologi tepat guna

Jenis

 

6

6

6

6

6

6

6

 

Penerapan pengendalian hama dan penyakit ikan

kasus

14

14

12

10

8

6

4

4

 

NO

Indikator

SATUAN

Kondisi Kinerja pada awal periode RPJMD

CAPAIAN KINERJA PROGRAM DAN KINERJA PENDANAAN

 

KONDISI AWAL KINERJA

2016

2017

2018

 2019

2020

2021

IX.

Meningkatnya sarana dan prasarana UPTD Perikanan Budidaya

unit

 

77

62

62

71

14

10

10

X.

Berkembanganya kawasan Sentra Produksi Perikanan

Kawasan

15

15

15

15

15

15

15

15

 

Berkembangnya kawasan Minapolitan

Kawasan

5

5

6

7

7

8

8

8

 

Meningkatnya Daerah sumber benih ikan

daerah

1

2

5

7

7

8

8

8

 

Meningkatnya penerapan standarisasi dan sertifikasi perikanan budidaya

unit

58

100

150

200

250

300

350

350

 

Meningkatnya usaha dan investasi kelautan dan perikanan

milyar

189

190

193

195

196

198

200

200

XI.

Meningkatnya SDM Aparat dan pelaku usaha kelautan dan perikanan

orang

 

900

867

952

1.002

1.032

1.062

1.062

 

Meningkatnya kapasitas kelompok dan kelembagaan perikanan

kelompok

10

10

15

20

25

30

35

35

XII.

Meningkatnya produksi olahan hasil perikanan

ton

17.585

18.572

19.314

20.087

20.890

21.726

22.595

22.595

 

Meningkatnya nilai ekspor produk hasil  perikanan

milyar

100

14.630

15.362

16.130

16.473

17.783

18.673

18.673

 

Meningkatnya pengendalian dan pengawasan mutu pengolahan hasil perikanan

sampel

630

530

560

590

620

650

680

680

 

                                                     

Pengukuran keberhasilam rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah dalam pencapaian visi dan misi Kepala Daerah Periode 2016 – 2021 tercermin dalam indikator kinerja utama yang ditetapkan. Untuk mengukur keberhasilan program pembangunan yang telah ditentukan , maka dipilih indikator kinerja utama (IKU) dan target capaian selama 5 (lima) tahun ke depan menurut tujuan dan sasaran setiap misi.

 

 

 

 

Adapun Indikator Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan yang mengacu pada RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 – 2021 adalah :

 

6.1. INDIKATOR KINERJA UTAMA

No.

INDIKATOR

TARGET

 

2016

2017

2018

2019

2020

2021

 

Misi 4 : Meningkatkan Ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan yang tangguh, produktif dan berdaya saing

            regional dan global dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya pembangunan daerah

 

8.

Persentase Peningkatan Produksi Komoditi Pangan (%)

5,3

9,4

13,2

17,1

21,6

25

 

 

6.2. INDIKATOR KINERJA DAERAH

Penetapan Indikator Kinerja Daerah bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah pada akhir periode masa jabatan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah khususnya dalam pemenuhan kinerja pada aspek kesejahteraan, layanan umum dan daya saing.

Indikator Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat terhadap pencapaian Indikator Kinerja Daerah Provinsi Sumatera Barat :

No.

Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator Kinerja Pembangunan Daerah

Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015)

TARGET KINERJA

Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021)

2016

2017

2018

2019

2020

2021

II.

LAYANAN URUSAN PILIHAN

 

 

 

 

 

 

 

1.

Urusan Kelautan dan Perikanan

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Produksi Perikanan Tangkap (ton)

215.459,4

217.950,1

220.586,80

223.256,4

225.956,1

228.691,40

231.458,60

 

  1. Produksi Perikanan Budidaya (ton)

286.711,58

267.853,39

234.369

257.805

283.585,5

311.944,05

343.138,46

 

  1. Peningkatan Produksi Budidaya Laut (ton)
  2. Tingkat Konsumsi Ikan (Kg/Kap/Th)

218,30

 

36,41

220,00

 

36,42

224,00

 

36,53

228,00

 

36,63

233,00

 

37

238,00

 

38

242,00

 

39

3.

Urusan Pertanian

 

 

 

 

 

 

 

 

k. Produksi Perikanan (ton)

 

 

 

 

 

 

 

 

l. Kawasan Sentra Produksi (unit)

  4. Perikanan

15

15

15

15

15

15

15

 

m. Kawasan Agribisnin (unit)

 

 

 

 

 

 

 

 

  4. Perikanan/Minapolitan

5

5

6

7

7

8

8

 

n. Jumlah Nagari Benih/Bibit (Nagari)

 

 

 

 

 

 

 

 

 2. Perikanan

1

2

5

7

7

8

8

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  BAB. VII
PENUTUP

 

 

 

 

 

 

Dengan disusunnya Rencana Strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2021, merupakan acuan dan pedoman dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran dan pelaksanaan program-program dan kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan selama kurun waktu 5 tahun ke depan.

Rencana Strategis ini juga dapat digunakan untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pembangunan kelautan dan perikanan di provinsi Sumatera Barat.

Disadari bahwa keberhasilan pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan tidak hanya ditentukan dengan adanya dokumen RENSTRA, melainkan diperlukan dukungan sektor terkait lainnya dan masyarakat luas. Akhirnya kebersamaan dan kerja kerasdari semua pihak yang terkait diperlukan dalam rangka mewujudkan harapan untuk mensejahterakan nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan, dan masyarakat pesisir lainnya melalui pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan dapat terwujud.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

MATRIKS PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUNAN