Lakip

BAB II Lakip 2017

BAB II. PERENCANAAN  KINERJA

Rencana Strategis atau yang disebut dengan RENSTRA merupakan suatu proses perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu tertentu berisi visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi yang dilaksanakan melalui kebijakan dan program SKPD. RENSTRA Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat merupakan perencanaan jangka menengah dan bersifat global yang perlu dijabarkan dalam perencanaan yang lebih mikro, operasional, dan berjangka pendek dalam satu tahunan berupa Rencana Kinerja Tahunan.

2.1. RENCANA STRATEGIS

Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat disusun berdasarkan kebutuhan sektor pembangunan Kelautan dan Perikanan 5 (lima) tahun ke depan dengan berpedoman pada dokumen-dokumen perencanaannya seperti: a) RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), sesuai dengan PERPRES Nomor 05 Tahun 2010, tanggal 20 Januari 2010, b) RENSTRA KKP RI (Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan) sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.06/MEN/2010 tanggal 18 Februari 2010, c) RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) Provinsi Sumatera Barat tahun 2005 - 2025, d) RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 – 2021 sesuai dengan Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2011 tanggal 6 Juni 2011.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal, menyusun perencanaan kinerja berupa Rencana Strategis untuk lima tahunan, dan rencana jangka pendek setiap tahun.

Rencana Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat secara lengkap termuat dalam Rencana Strategis (Renstra) yang disusun melalui suatu proses dengan orientasi pada hasil yang dicapai selama kurun waktu 5 tahun. Secara ringkas Rencana Strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

 

2.1.1. TUJUAN DAN SASARAN

 

  1. Tujuan :
  1. Terselenggaranya  Pembangunan Kelautan dan Perikanan dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada secara rasional, efisen, berkeadilan.
  2. Meningkatnya taraf hidup masyarakat kelautan dan perikanan melalui pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan yang berkelanjutan.

Untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan, maka ditetapkan beberap Indikator Tujuan yang menjadi tolok ukur keberhasilan capaian tujuan sebagai berikut :

No.

Tujuan

Sasaran dan Indikator Kinerja Tahunan

1.

Terselenggaranya Pembangunan Kelautan dan Perikanan dengan memanfaatkan Sumber Daya yang ada secara rasional, efisien, berkeadilan

  1. Meningkatnya Pendapatan Pelaku Usaha Perikanan
  • Jumlah Pendapatan Nelayan (Rp/Org/Th)
  • Jumlah Pendapatan Pembudidaya Ikan (Rp/Org/Th)

 

  1. Terwujudnya Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (SDKP) yang berkelanjutan
  • Persentase kapal nelayan yang tidak melakukan illegal fishing (%)

2.

Meningkatnya taraf hidup masyarakat kelautan dan perikanan yang berkelanjutan (suistanable)

3. Meningkatnyapemasaran Hasil Perikanan

  • Nilai Ekspor Hasil Perikanan (Milyar)
  • Tingkat Konsumsi Ikan (Kg/kap/th)

 

 

4. MeningkatnyaTata Kelola Organisasi

  •  

- Persentasecapaian realisasi keuanganpengelolaan program/kegiatan tepat waktu sesuai dengan anggaran kas

 

 

  1. Sasaran

Sasaran Pembangunan Kelautan dan Perikanan tahun 2016-2021 adalah:

  1. Meningkatnya Pendapatan Pelaku Usaha Perikanan dengan indikator :
  1. Pendapatan Nelayan menjadi sebesar :  Rp. 38.400.000 org/thn pada tahun 2021
  2. Pendapatan Pembudidaya Ikan  sebesar : Rp. 49.800.000 org/th pada tahun 2021
    1. Terwujudnya Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (SDKP) yang  berkelanjutan dengan indikator :
  1. Persentase kapal nelayan yang tidak melakukan illegal fishing sebesar 80% pada  tahun 2021
    1. Meningkatnya Pemasaran Hasil Perikanan dengan indikator :
  1.  Nilai Ekspor Hasil Perikanan  sebesar 153,76 milyar ton pada tahun 2021
  2. Tingkat Konsumsi Ikan sebesar  39 kg/kapita/tahun pd tahun 2021

 

Secara lengkap Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kelautan dan Perikanan dapat dilihat pada tabel 2.1.

 

 

 

 

 

 

Tabel 2.1

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan

Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 – 2021

 

No.

Tujuan

Sasaran

Indikator Kinerja Sasaran

Satuan

Target Kinerja Sasaran Pada Tahun ke

 

2016

2017

2018

2019

2020

2021

1.

Terselenggaranya Pembangunan Kelautan dan Perikanan dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada secara rasional, efisien, berkeadilan

1.

Meningkatnya Pendapatan Pelaku Usaha Perikanan

1

Jumlah Pendapatan Pembudidaya Ikan

Rp/org/th

24.000.000

33.600.000

34.800.000

36.000.000

37.200.000

38.400.000

2

Jumlah pendapatan pembudidaya ikan

Rp/org/th

38.400.000

40.800.000

43.200.000

45.000.000

47.400.000

49.800.000

2.

Terwujudnya Pemanfaatan Sumberdaya Kealutan dan Perikanan (SDKP) yang berkelanjutan

1

Persentase kapal nelayan yang tdak melakukan illegal fishingg

 

%

52

57

58

70

75

80

                           

 

 

 

 

2.

Meningkatnya taraf hidup masyarakat kelautan dan perikanan yang berkelanjutan (suistanable

3.

Meningkatnya Pemasaran Hasil Perikanan

1

Nilai Ekspor Hasil Perikanan

Milyar

146,30

147,76

149,24

150,73

152,24

153,76

2

Konsumsi Ikan

Kg/kap/th

36,42

36,53

36,63

37,00

38,00

39,00

 

4.

Meningkatnya Tata Kelola Organisasi

1

Nilai Evaluasi Akuntabilitas Kinerja

Nilai

B

BB

BB

BB

A

A

 

 

 

 

2

Persentase capaian realisasi keuangan pengelolaan program/ kegiatan tepat waktu sesuai dengan anggaran kas

%

≥ 95

≥ 95

≥ 95

≥ 95

≥ 95

≥ 95

 

 

 

 

2.1.2. STRATEGI DAN KEBIJAKAN

  1. Strategis

Untuk mencapai visi dan misi tersebut beberapa strategi yang akan dijalankan adalah:

  1. Peningkatan SDM  manusia masyarakat kelautan dan perikanan
  2. Pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara efisien dan berkelanjutan
  3. Peningkatan Sarana dan prasarana serta infrastruktur Kelautan dan Perikanan.
  4. Peningkatan nilai tambah dan daya saing produk hasil perikanan
  5. Penetrasi pasar regional, nasional dan internasional melalui diversifikasi produk peningkatan industri olahan hasil perikanan

 

  1. Kebijakan
    1. Memperkuat pengawasan dan pengendalian pemanfaatan sumberdaya Kelautan dan Perikanan
    2. Meningkatkan penataan dan pengelolaan lingkungan sumberdaya kelautan dan perikanan secara komprehensif dengan melibatkan peran serta masyarakat, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
    3. Meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana penangkapan ikan dan perikanan budidaya
    4. Mengoptimalkan potensi budidaya yang belum tergarap serta membuka lapangan kerja diiringi dengan dukungan pengembangan modal dan kepastian berusaha.
    5. Mengembangkan industri pengolahan, perbaikan mutu hasil perikanan dan memperkuat jejaring serta daya tembus pemasaran produk Hasil Kelautan dan perikanan dalam dan luar negeri dalam rangka stabilitas produksi serta ketahanan pangan

 

 

  1. INDIKATOR KINERJA UTAMA

Sesuai Peraturan Menteri Negara Aparatur Negara Nomor: PER/9/M.PAN/5/2007 tentang pedoman umum penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat menetapkan Indikator Kinerja Utama yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun yaitu  sebagai berikut:

  • Jumlah Pendapatan Nelayan (Rp/org/th)
  • Jumlah pendapatan Pembudidaya Ikan (Rp/org/th)
  • Persentase kapal nelayan yang tidak melakukan illegal fishing (%)
  • Nilai Ekspor Hasil Perikanan (Milyar)
  • Tingkat Konsumsi Ikan (kg/kap/th)
  • Nilai Evaluasi Akuntabilitas Kinerja
  • Persentase capaian realisasi keuangan pengelolaan program/kegiatan tepat waktu sesuai dengan anggaran kas

 

  1. PROGRAM DAN KEGIATAN

Guna mendukung kelancaran dan tercapainya kesinambungan pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan Provinsi Sumatera Barat, maka dilaksanakan program/atau kegiatan sebagai berikut:

  1. Program Pengembangan Ekonomi Maritim, dengan kegiatan:
  1. Peningkatan penggunaan alat tangkap Gillnet
  2. Peningkatan Penggunaan Alat Tangkap Trammel Net
  3. Peningkatan Penggunaan Alat Tangkap Jaring Dasar
  4. Peningkatan Penggunaan Sarana Mesin Tempel Bagi Nelayan Tradisional
  5. Peningkatan Penggunaan Sarana Mesin Longtail Bagi Nelayan desa Terpadu (GPEMP)
  6. Pembinaan dan penyediaan Jaring Langli Mesin Tempel dalam rangka pengendalian sumberdaya ikan di perairan umum
  7. Peningkatan sarana bantu penangkapan ikan
  8. Peningkatan Penggunaan  Kapal Latih Mini Longline
  9. Pemilihan Putra Putri Bahari
  10. Peningkatan Sarana dan Prasarana Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sikakap
  11. Peningkatan Sarana dan Prasarana Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Carocok Tarusan
  12. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

 

  1. Program Rehabilitasi, Konservasi, Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kealautan dan Perikanan, dengan kegiatan:
  1. Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan
  2. Peningkatan Konservasi Kawasan Perairan Daerah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
  3. Gerakan Bersih pantai
  4. Sosialisasi Penerbitan Perizinan Kapal Perikanan (SIUP,SIPI/SIKPI) dan Peraturan Perizinan Kapal
  5. Koordinasi Perizinan Usaha Perikanan Tangkap
  6. Pelayanan Terpadu Penerbitan Dokumen Kapal Penangkapan Ikan Kapal Perikanan
  7. Peningkatan pemberdayaan  masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana
  8. Restocking Ikan di Peariran Umum
  9. Transplantasi Terumbu Karang
  10. Penanaman Pohon Pelindung Pantai
  11. Penyidikan  Tindak Pidana Kelautan dan Perikanan

 

  1. Program Peningkatan Produksi dan Produktivitas, dengan kegiatan:
  1. Peningkatan dan Penguatan Induk Ikan Unggul
  2. Peningkatan Produksi Ikan Lele
  3. Peningkatan Produksi Ikan Mas
  4. Peningkatan Produksi Ikan Gurami
  5. Pengembangan Daerah Sumber Benih Ikan
  6. Gerakan Pensejahteraan Petani Terpadu
  7. Pengendalian Hama Penyakit Ikan
  8. Pengawasan Obat Ikan Kimia dan Biologi (OIKB)
  9. Pengembangan Budidaya Ikan di Kawasan Tentara Manunggal Masuk  Nagari (TMMN)
  10. Penerapan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB)
  11. Pengembangan dan penerapan CPIB pada Unit Perbenihan
  12. Bintek Penerapan Sistem Harzard Analisis Critical Control Point (HACCP)
  13. Peningkatan Produksi  Benih dan Teknologi UPTD BBIP
  14. Peningkatan Produksi Induk Ikan Unggul Benih Ikan Air Tawar, ikan Hias dan Teknologi Budidaya ikan Air Tawar BBI
  15. Peningkatan Produksi Ikan Sidat

 

  1. Program Peningkatan sarana dan Prasarana, dengan kegiatan:
  1. Peningkatan Sarana dan Prasarana Balai Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu hasil Perikanan (BLPPMHP)
  2. Pengembangan Balai Benih dan UPTD Balai Benih  Ikan Pantai (BBIP)
  3. Pengembangan sarana dan Prasarana UPTD BBI (DAK)

 

  1. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan  dan SDM, dengan kegiatan:
  1. Peningkatan Pelayanan Mutu dan SDM Balai Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil perikanan (BLPPMHP)
  2. Gerakan Pakan Ikan Mandiri
  3. Sosialisasi Kartu Nelayan
  4. Penguatan Kelembagaan Forum Koordinasi Perairan Umum Daratan (FODILAPETA)
  5. Coaching  Clinic Petugas Cek Fisik Kapal Perikanan Provinsi Sumatera Barat
  6. Peningkatan SDM Petugas Pembina Mutu Pengolahan Hasil  Perikanan
  7. Penguatan Kelembagaan Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar)
  8. Peningkatan Kapasitas Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB)
  9. Forum Koordinasi dan Pembinaan Pokmaswas Tingkat Provinsi Sumatera Barat
  10. Forum Koordinasi Tindak Pidana Perikanan dan Peningkatan Kerjasama Aparat Penegak Hukum
  11. Peningkatan Pelayanan dan Kualitas Pengujian Balai laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (BLPPMHP)
  12. Peningkatan SDM Aparat BBIP dan Pelaku Usaha Perikanan
  13. Rapat Pengelolaan Sumberdaya Ikan Perairan Umum Daratan
  14. Peningkatan Akses Permodalan Bagi Peserta Sehat Nelayan
  15. Pemberdayaan Kelompok Usaha Perikanan Tangkap Skala Kecil
  16. Pelatihan Teknis SDM Aparat Balai Benih Ikan Sentral (BBIS) dan Pelaku Usaha Perikanan
  17. Bintek cara Budidaya Ikan Yang baik di Atas Kapal

 

  1. Program  Pengolahan dan Pemasaran Hasil, dengan kegiatan:
  2. Sosialisasi dan Peningkatan Sarana Pasar Ikan
  3. Standarisasi Produk Ekspor Hasil Perikanan
  4. Gerakan Memasyarakatkan Ikan
  5. Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan)
  6. Diversifikasi Pengolahan Hasil  Kelautan dan Perikanan
  7. Peningkatan Sistem Informasi Sarana Pasar
  8. Pameran dan Promosi Tingkat Provinsi dan Nasional
  9. Pengembangan Pengolahan Produk Perikanan Non Konsumsi
  10. Pengembangan Data Pengolahan Hasil Perikanan
  11. Peningkatan Investasi dan Akses Permodalan

 

  1. Program Pengembangan Kawasan Sentra Produksi dan Agribisnis, dengan kegiatan:
  1. Pengembangan Ikan Kerapu pada Kawasan Sentra Produksi
  2. Pengembangan Ikan Nila pada Kawasan Sentra Produksi
  3. Pengembangan Kawasan Agroekawisata Perikanan
  4. Pengembangan Kawasan Minapolitan P2HP

 

  1. PENETAPAN KINERJA TAHUN 2017

Penetapan kinerja merupakan kesepakatan antara pihak yang menerima tugas dan tanggung jawab kinerja dengan pihak yang memberikan tugas dan tanggungjawab kinerja secara berjenjang dengan mempertimbangkan sumberdaya yang tersedia. Penetapan kinerja ini menjabarkan target kinerja berupa nilai kuantitatif yang dilekatkan pada setiap indikator kinerja, baik pada tingkat sasaran strategis maupun tingkat kegiatan, dan merupakan patokan bagi proses pengukuran keberhasilan organisasi yang dilakukan setiap akhir periode pelaksanaan. Dengan demikian Penetapan Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017 pada dasarnya adalah pernyataaan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam waktu 1 (satu) tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dikelola.

 

 

 

 

 

 

Tabel. 2.2 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI SUMATERA BARAT

 

No.

SASARAN STRATEGIS

 

INDIKATOR KINERJA

TARGET

 

 

 

 

 

1.

Meningkatnya Pendapatan Pelaku Usaha Perikanan

1.

Jumlah  Pendapatan Nelayan (Rp/org/Th)

33.600.000,-

 

 

2.

Jumlah Pendapatan pembudidaya ikan ( Rp/org/Th)

   40.800.000,-

 

 

 

 

 

 2.

Terwujudnya pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (SDKP) yang berkelanjutan

1.

Persentase Kapal nelayan yang tidak melakukan Illegal Fishing  (%)

57 %

3.

Meningkatnya Pemasaran Hasil Perikanan

1.

Nilai Ekspor Hasil Perikanan (milyar)

147,76

2.

Tingkat Konsumsi Ikan (Kg/kap/th)

36,53

 

 

 

 

 

4.

Meningkatnya Tata Kelola Organisasi

1.

Nilai Evaluasi Akuntabilitas Kinerja

BB

 

 

2.

Persentase capaian realisasi keuangan pengelolaan program /kegiatan tepat waktu sesuai dengan anggaran kas

≥ 95%