Pelestarian Gurame Merah Padang Di UPTD BBI Instalasi Padang Tinggi Melalui Domestikasi
Pelestarian Gurame Merah Padang Di UPTD BBI Instalasi Padang Tinggi Melalui Domestikasi

Tanggal post: 23-08-2016, Jam 14:28 WIB | User: Kpsdkp


Ikan Gurami Padang, yang berwarna merah, merupakan jenis ikan unggulan lokal Provinsi Sumatera Barat yang khas dan tidak terdapat di provinsi lain. Salah satu ciri khas gurame merah padang adalah warna merahnya yang bersih tanpa adanya totol-totol atau campuran dengan warna hitam.

Jenis ikan ini perlu dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya untuk meningkatkan daya saingnya, khususnya dalam era globalisasi perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang diberlakukan mulai tahun 2015.

Melalui program peningkatan teknologi UPTD BBI dilakukan Upaya domestikasi ikan gurame merah Padang di UPTD Balai Budidaya Ikan Instalasi Padang Tinggi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat sejak tahun 2014 yang berlokasi di Padang Tinggi Payakumbuh.

Kegiatan ini didampingi oleh Tenaga pendamping yakni Dr. Atmadja Hardjamulia,                         Dr. Alimuddin dan Dr. Odang Carman dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Data hasil sampling selanjutnya telah  disampaikan  oleh para pelaksana di BBI Padang Tinggi  tanggal 10 Maret 2016. Pendampingan pada saat ini dilakukan pada 27-30 Juli 2016 merupakan awal pendampingan tahun ini yang dilakukan oleh Dr. Atmadja Hardjamulia dan Dr. Alimuddin.

Domestikasi adalah pemindahan suatu organisme dari habitat lama ke habitat baru dalam hal ini manusia biasanya memperoleh ikan dengan cara mengambil dari alam kemudian dipelihara dalam suatu lingkungan yang terbatas yaitu kolam pemeliharaan. Ikan Gurame Merah Padang dapat dilakukan domestikasi sempurna karena seluruh siklus hidupnya sudah dapat dipelihara di dalam sistem budidaya.

 

Peningkatan mutu ikan gurame merah Padang di UPTD BBI Instalasi Padang Tinggi dilakukan dengan cara SELEKSI INDIVIDU, yang disesuaikan dengan kondisi setempat; yang dalam pelaksanaannya pendampingan berpedoman kepada Protokol Pemuliaan Ikan Gurami. Pelaksanaan seleksi individu untuk menghasilkan calon induk yang berkualitas baik dengan pertumbuhan yang lebih cepat diperlukan tiga generasi agar dapat diakui secara nasional. Namun demikian, pada setiap generasi induk hasil seleksi; yang merupakan hasil antara sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pembenih ikan gurami (UPR) di tingkat (lingkungan) Provinsi Sumatera Barat.

 

By. Lastri Mulyanti, S.Pi., M.Si