KEGIATAN DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN HASIL KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEGIATAN DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN HASIL KELAUTAN DAN PERIKANAN

Tanggal post: 12-07-2019, Jam 07:14 WIB | User: Dinaskelautan


Perbaikan pangan dan gizi masyarakat menjadi syarat yang sangat penting untuk mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas dan mandiri. Gizi yang baik akan meningkatkan kemampuan tumbuh dan berkembang fisik mental intelektual dan sosial anak yang nantinya akan meningkatkan produktifitas kerja serta prestasi.

Diversifikasi produk adalah penganeka ragaman produk olahan, dimana suatu produk utama dapat diolah menjadi berbagai produk. Diversifikasi disajikan dalam bentuk lain yang sama sekali berbeda dengan bentuk aslinya. Untuk Diversifikasi produk ini diperlukan kreatifitas, inovasi, penelitian, modal, promosi atau komunikasi pasaran. Kemudian Undang-undang Perikanan Nomor 45 Tahun 2010 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan menjelaskan pengolahan ikan adalah rangkaian kegiatan atau perlakuan dari bahan baku ikan sampai menjadi produk akhir untuk dikonsumsi manusia.

Selain meningkat mutu ikan, pengolahan ikan juga bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomisnya dan meningkatkan konsumsi ikan

Salah satu upaya dalam meningkatkan nilai ekonomisnya adalah dengan cara melakukan Diversifikasi pengolahan hasil perikanan guna memperoleh produk-produk perikanan yang baru, bervariasi, bermutu serta memiliki nilai gizi yang tinggi, sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk memproduksi dan mengkonsumsi produk tersebut.Untuk tahun 2019 ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Diversifikasi Pengolahan pada 4 Kab/ Kota yaitu Kota Solok, Kab. Sijunjung, Kab. Tanah Datar dan Kab. Padang Pariaman. Dari 4 kab/ Kota ini kegiatan Diversifikasi Pengolahan Hasil Kelautan dan Perikanan ini telah dilaksanakan pada 2 daerah Kab/Kota yaitu Kota Solok dan Kab. Sijunjung.

Dalam kegiatan Demo Diversifikasi pengolahan Hasil Kelautan dan Perikanan tersebut produk olahan yang dibuat adalah Dimsum, Pilus Ijag dan Pizza Mini. Peserta yang hadir sebanyak 20 orang terdiri dari ibu - ibu PKK dan Pelaku Usaha Pengolahan. Setelah terlaksananya kegiatan ini di harapkan bagi ibu -ibu PKK dapat menerapkannya dalam keluarganya sehingga menambah ragam menu sehari hari dan bagi pengolah dapat menambah ragam olahan yang di produksinya.

 

                                                                                                                                                                   By : Fahriana    (posted by  : Susi Hardeni, S.Pi,M.Si