REALISASI BANTUAN PROGRAM 100 JUTA EKOR BENIH IKAN UPTD BBIS SICINCIN MELEBIHI TARGET
REALISASI BANTUAN PROGRAM 100 JUTA EKOR BENIH IKAN UPTD BBIS SICINCIN MELEBIHI TARGET

Tanggal post: 23-01-2018, Jam 02:48 WIB | User: Kpsdkp


Salah satu unggulan program KKP RI Tahun 2017 adalah penyediaan bantuan 100 juta ekor benih ikan bagi pembudidaya ikan, yang di distribusikan melalui 34 Provinsi yang ada di negara Republik Indonesia. Program bantuan 100 juta ekor benih ikan ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, dengan harapan bahwa uluran tangan pemerintah tersebut dapat diterima dan dipelihara sebaik-baiknya oleh masyarakat, sekaligus untuk memotivasi masyarakat pembudidaya ikan khususnya agar lebih dapat meningkatkan produksinya, sehingga dapat meningkatkan pendapatannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok pembudidaya ikan khususnya dan masyarakat secara luas. Dengan adanya Program bantuan 100 juta ekor benih ikan ini membuat posisi dan peranan Balai Benih Ikan (BBI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT), baik yang di bawah naungan pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah menjadi semakin penting dan diandalkan untuk pengadaan benih ikan tersebut. Berdasarkan posisi dan peranan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat memberikan tugas kepada UPTD BBIS Sicincin untuk mendukung dan mewujudkan program bantuan 100 juta ekor tahun 2017 , melalui kontrak kinerja berupa target bantuan benih ikan sebanyak 240.000 ekor benih ikan air tawar kepada kelompok pembudidaya ikan yang ada di Sumatera Barat. Dalam rangka pelaksanaanya, Kepala UPTD BBIS Sicincin ( Ir.Irwansyah Iyan ) menyampaikan bahwa realisasi bantuan lepas benih ikan untuk mewujudkan program bantuan 100 juta ekor benih ikan tahun 2017 telah melebihi target yang telah ditetapkan. UPTD BBIS Sicincin sendiri telah merealisasikan bantuan benih ikan yang terdiri dari ikan Mas., Ikan Nila dan ikan Lele sebanyak 496.000 ekor kepada kelompok pembudidaya ikan yang berasal dari Kabupaten Pasaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Payakumbuh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Agam,Kabupaten Dhamasraya dan Kota Bukittinggi, melalui proses administrasi berdasarkan pertunjuk teknis yang ditetapkan. Kelebihan target ini disebabkan banyaknya minat dari kelompok pembudidaya ikan untuk menerima bantuan ini, yang disesuaikan dengan kemampuan produksi UPTD BBIS Sicincin sendiri. Selanjutnya dikatakan dengan adanya kelebihan target ini, diharapkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat bisa dapat menerima penghargaan kembali dari Dirjen Budidaya Perikanan KKP RI.