WAKIL GUBERNUR SUMATERA BARAT MENYERAHKAN BANTUAN BENIH DAN INDUK IKAN LELE UPTD BBIS SICINCIN KEPADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN LELE BIO MAKSI KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTAPADANG
WAKIL GUBERNUR SUMATERA BARAT MENYERAHKAN BANTUAN BENIH DAN INDUK IKAN LELE UPTD BBIS SICINCIN KEPADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN LELE   BIO MAKSI KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTAPADANG

Tanggal post: 29-12-2017, Jam 04:53 WIB | User: Sicincin


Usaha budidaya ikan Lele dengan sistim bioflok merupakan usaha yang sangat efektif dan efisien untuk pengembangan budidaya ikan lele secara Nasional pada umumnya dan khususnya di daerah Sumatera Barat, dikatakan efektif karena usaha dengan sistim menggunakan lahan seluas 15 meter persegi sudah dapat membuat wadah pemeliharaan sebanyak 2 s.d 3 unit. Masing-masing unit kolam dapat diisi benih ikan  dengan padat tebar 3.000 s/d 5.000 perunitnya. Kemudia dikatakan effsien karena dengan sistim ini akan mendapatkan penggunaan makanan (pelet) dengan FCR ( 1 ; 0,7 s/d 0,9 ) artinya disini untuk menghasilkan ikan sebanyak 1 kg membutuhkan pemakaian makanan (pelet) sebanyak 0,7 s/d 0,9 kg. Karena secara teknis bahwa bioflok yang terbentuk di dalam kolam dapat dimanfaatkan sebagai makanan ikan, sehingga akan mengurangi jumlah penggunaan pelet. Selanjutnya dari segi harga ikan lele yang dipelihara dengan sistim bioflok lebih tinggi harganya dibandingkan dengan harga ikan lele yang dipelihara secara konvensional karena kualitas dagingnya lebih baik dari segi rasa dan aromanya.

  Sejalan dengan perkembangan usaha budidaya ikan dengan sistim Bioflok di Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang telah terbentuk kelompok pembudidaya ikan Lele Bio Maksi, dimana kelompok ini mempunyai anggota sebanyak 150 KK, dimana masing-masing anggota mempunyai 2 s/d 3 unit kolam yang diletakan pada pekarangan rumahnya. Dalam rangka pembinaan dan untuk merangsan perkembangan yang lebih baik maka UPTD BBIS Sicincin memberikan bantuan benih ikan Lele sebanyak 30.000 ekor dan bantuan Induk ikan Lelel sebanyak 20 pasang yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat (Drs. H. Nasrul Abit), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat  ( Ir.Yosmeri ) , Wakil Walikota Padang yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang (Ir. Eyviet Nazmar ), dan Camat Lubuk Begalung pada hari Selasa tanggal 19 Desember 2017 bertempat di Kantor Kecamatan Lubuk Begalung.

 Dalam Acara Penyerahan bantuan tersebut Camat Lubuk Begalung mengusulkan agar Kecamatan Lubuk Begalung dapat dijadikan sentra ikan Lele di Provinsi Sumatera Barat, karena usaha ini sangat menguntungkan yang dapat menghasil pendapatan masyarakat sekitar 2-3 juta/bulannya. Kemudian Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang  menyampaikan bahwa saat ini DKP Kota Padang sangat selektif untuk memberikan bantuan kepada Masyarakat artinya bantuan hanya diberikan kepada masyarakat yang usahanya sudah berjalan dan sungguh-sungguh untuk mengembangkan usahanya.Selanjutanya Wakil Gubernur Sumatera Barat mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini agar dapat dimanfaatkan secara baik sehingga dapat memacu peningkatan produksi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat di Kecamatan Lubuk Begalung, selanjutnya dikatakan juga bahwa pertemuan bukan hari ini saja, melainkan pada kesempatan waktu yang tidak terlalu lama, kami akan kembali lagi untuk melihata dan mendapatkan informasi hasil dan manfaat dari bantuan benih ikan dan Induk ikan Lele yang telah kami berikan.