UPTD BBIS SICINCIN SIAP MENGEMBANGKAN IKAN NILA ANJANI DI PROVINSI SUMATERA BARAT
UPTD BBIS SICINCIN SIAP MENGEMBANGKAN IKAN NILA ANJANI DI PROVINSI SUMATERA BARAT

Tanggal post: 15-12-2017, Jam 06:43 WIB | User: Kpsdkp


Ikan Nila Anjani merupakan ikan hasil rekayasa UPTD BPBIAT Aikmal dalam kegiatan pemuliaan yang berasal dari 6 strain indukan ( Nirwana, Sultana, Citralada, Best, Jatimbulan dan Putih Sleman), yang dilakukan sejak tahun 2010 dan setelah dilakukan beberapa pengujian (labor,sosek dan laporan) maka ikan Nila Anajani direlase pada tahun 2012 berdasarkan SK.Menteri : KEP.46/MEN/2012. Keunggulan ikan Nila Anjani antara lain cepat tumbuh ( 1 gram/hari ), tahan terhadap penyakit, dagingnya agak tebal dibandingkan dengan ikan Nila lainya, dan bisa dikembangkan pada daerah dingin/suhu rendah.

Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam hal penyediaan induk ikan unggul untuk pengembangan budidaya ikan air tawar di Provinsi Sumatera Barat khususnya ikan yang mempunyai nilai ekonomis, maka UPTD BBIS Sicincin telah melakukan kegiatan kerja sama dengan UPTD BPBIAT Aikmal Nusa Tenggara Barat untuk pengembangan ikan Nila Anjani yang dimulai sejak  bulan Agustus 2017 hingga sekarang dalam bentuk penyediaan benih calon induk (GP) dan pendampingan teknis.

Benih calon induk (GP) yang didatangkan pada bulan September 2017 dipelihara di kolam pembesaran sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan UPTD BPBIAT Aikmal , seperti jadwal dan dosis pemberian pakan, kandungan protein dalam pakan dan pergantian air kolam, sehingga sampai saat ini pertumbuhannya sudah mencapai 50 s/d 60 gram perekornya, dan baru-baru ini oleh Staf UPTD BBIS Sicincin sudah dilakukan penyeleksian jantan betinanya sebagai Calon Induk ikan Nila Anjani (GP). Sedangkan pendampingan teknis dilakukan pada bulan Oktober 2017 dengan mendatangkan Narasumber dari BPBIAT Aikmal Nusa Tenggara Barat.

Berdasarkan pertumbuhannya, maka diperkirakan pada awal tahun 2018 UPTD BBIS Sicincin sudah dapat memijahkan Induk ikan Nila Anjani (GP) dan akan siap melakukan pendistribusian calon induk ikan Nila Anjani (PS) ke Kabupaten/Kota pada bulan April 2018, diharapkan dengan adanya  pengembangan induk ikan Nila Anjani (PS) di Provinsi Sumatera Barat, dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi pembudidaya ikan yang lokasinya mempunyai suhu rendah/ dingin seperti Padang Panjang, Bukittinggi, Alahan Panjang dan lainnya, sehingga dapat meningkatkan produksi budidaya ikan air tawar dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat pembudidaya ikan air tawar di Provinsi Sumatera Barat.